Ironisnya, pasangan selingkuh ini ternyata sudah pernah disidangkan secara adat oleh warga. Namun kali ini kembali terulang lantaran suami Ni Kadek YR sedang pergi menyelesaikan proyek bangunan di Pulau Nusa Penida.
"Mereka ini tetanggaan sebelahan rumah. Bahkan mereka sudah pernah disidang adat beberapa bulan lalu," ungkap salah seorang pecalang di Banjar Pasar, Jembrana.
Penggerebekan pasangan selingkuh ini bermula dari laporan Ni Komang JR (33) istri dari MD, dini hari tadi.
Ni Komang JR melaporkan kalau MD keluar rumah dan pamit minum bersama teman-temannya di Pasar Desa Yehembang. Namun hingga dini hari tidak kunjung pulang.
"Saya curiga dia kembali kecantol tetangga sebelah dan ada di rumah Ni Kadek, selingkuhannya. Makanya saya langsung mengecek ke sana, kebetulan dari luar rumah saya dengar suami saya batuk. Makanya saya langsung lapor pecalang untuk menggerebeknya," beber Ni Komang JR.
Pecalang yang menerima laporan itu meneruskan ke Polsek Mendoyo dan sekitar pukul 02.30 Wita dini hari dilakukan penggerebekan, dan didapati Ni Kadek YR sedang di kamar bersama MD.
"Saat digerebek mereka berpakaian lengkap. Tapi saya yakin mereka sudah sempat berhubungan badan karena saat pintu digedor mereka tidak mau keluar. Baru sekitar satu jam berselang mereka mau keluar," papar Ni Komang JR, mengaku memiliki dua anak masih kecil.
JR kesal dan jengkel dengan ulah suaminya bersama wanita selingkuhannya yang juga merupakan sahabat dan tetangganya. Ni Komang JR meminta aparat Polsek Mendoyo untuk membawa pasangan selingkuh itu ke Mapolsek Mendoyo untuk diproses secara hukum.
"Pokoknya kasus ini harus diproses secara hukum. Mereka tidak pernah kapok sudah sering ketahuan selingkuh, bahkan sudah pernah disidang di adat," beber Ni Komang JR.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar